Latest Music :

MIVO TV !!




Script by: http://www.newoes.com - Rofingi.com

Scanner


Teknologi scanner berkembang didasarkan pada kebutuhan untuk meng-copy dan menyimpan data dalam jumlah banyak dengan cepat, dalam bentuk yang ringkas (praktis). Selain itu juga adanya kebutuhan akan record data dalam bentuk 3 dimensi. Scanner menjadi solusi untuk menginput data ke dalam bentuk digital sehingga dapat diolah sesuai kebutuhan.
Penemuan Scanner
  • Penemuan Scanner sangat terkait erat dengan perkembangan teknologi photograpy, photocopy dan optical machine
  • Bar Code Reader Scanner pertama kali digunakan pada tahun 1974 di supermarket Marsh di kotaTroy-Ohio , meskipun bar-code itu sendiri telh dipakai sejak 1966.
  • Baru pada tahun 1995 scanner dikembangkan dan dipasarkan secara masal dengan berbagai bentuk yang dikenal sekarang.
  • Colour scanner baru dikembangkan pada akhir 1998
  • Penemuan scanner ini, khususnya optical scanner telah mendasari perkembangan teknologi biometrik scanner.
Definisi
  • Pemindai atau scanner merupakan suatu alat yang digunakan untuk memindai suatu bentuk maupun sifat benda, seperti dokumen, foto, gelombang, suhu dan lain-lain. Hasil pemindaian itu pada umumnya akan ditransformasikan ke dalam komputer sebagai data digital.
Kegunaan Scanner
  • Scanner berguna untuk mengcopy data (bentuk,text, image) dengan cepat, dan mengkonversikannya ke dalam data digital.
  • Secara khusus kegunaan scanner tergantung pada jenisnya, misalnya: scanner logam untuk mendeteksi logam, scanner OMR dapat digunakan untuk memeriksa lembar jawaban, dan pemindai sinar x yang dikembangkan untuk kebutuhan dunia kedokteran.
Jenis
Terdapat beberapa jenis pemindai bergantung pada kegunaan dan cara kerjanya, antara lain:
  • pemindai gambar
  • pemindai barcode
  • pemindai sinar-X
  • pemindai cek
  • pemindai logam
  • pemindai Optical Mark Reader (OMR)
Di antara jenis-jenis pemindai tersebut, pemindai gambar adalah yang paling sering disebut sebagai pemindai.
Which type of scanner do you need?
  • Sekarang ini, ada beragam tipe scanner yang tersedia tergantung dari kebutuhan pengguna.
  • Pertimbangan memilih Scanner didasarkan pada : Kegunaan, Memory, Resolusi, Kepraktisan, Harga dan anggaran.
  • Beberapa tipe yang umum digunakan dan dijual di pasar diantaranya : Drum, Flatbed, Hand
Anatomi Scanner
  1. Charge-coupled device (CCD) array
  2. Mirrors
  3. Scan head
  4. Glass plate
  5. Lamp
  6. Lens
  7. Cover
  8. Filters
  9. Stepper motor
  10. Stabilizer bar
  11. Belt
  12. Power supply
  13. Interface port(s)
  14. Control circuitry
Software Scanner
  • Software dari produsen yang berbeda umumnya menyediakan feature yang mirip, meskipun secara prinsip sama bisa tampak berbeda.
  • Hampir setiap Scanners ditambahkan dalam personal computer dengan Small Computer System Interface (SCSI). Beberapa aplikasi seperti PhotoShop menggunakan TWAIN program untuk membaca gambar. Namun untuk negatif film, Vuescan akan memberikan hasil yang lebih baik. Sedangkan untuk membaca teks bisa menggunakan Omnipage.
  • Beberapa produsen besar scanner diantaranya: Epson, Hewlett-Packard, Microtek, Relisys, Xerox dan Umax.
Personal copier for personal computer
  • Scanner bekerja seperti mata bagi PC. Dengan ribuan sel yang bekerja seperti kumpulan ribuan lensa mata lebah, melihat gambar, merekam aktivitas, membaca dan mengartikan  dengan cepat “hard copy text” (dengan adanya software bantu).
  • Scanners melihat dan bekerja seperti personal copiers dan bisa digunakan bersama-sama (share much of the same technology). Hanya dengan meletakkan lembaran kertas diatas kaca, dan menekan tombol sofware, maka scanner mengcopy gambar anda ke komputer.
Tipe file format gambar hasil scanning
File format
Image size
No. of colours
BMP - RGB
1MB
16.7 million
BMP -RLE
83KB
256
GIF
31KB
256
JPEG - min. compression
185KB
16.7 million
JPEG - min. progressive compression
150KB
16.7 million
JPEG - max. compression
20KB
16.7 million
JPEG - max. progressive compression
16KB
16.7 million
PCX
189KB
16.7 million
TIFF
1MB
16.7 million
TIFF - LZW compression
83KB
16.7 million
Resolusi Scanner
  • Varian scanner ada pada resolusi dn ketajaman. Flatbed scanners umumnya mempunyai resolusi dasar at least 300x300 dots per inch (dpi).
  • Dpi scanner tergantung pada jumlah sensor dalam satu baris (x-direction sampling rate) pada CCD atau CIS array dengan ketepatan stepper motor (y-direction sampling rate).
Ketajaman sangat tergantung pada kualitas mateial optic yang digunakan untuk membuat lensa dan kekuatan terang sumber cahaya.
Sorot lampu Xenon dan lensa yang berkualitas tinggi akan membuat hasil lebih jernih, dan akhirnya menjadi lebih tajam, dibandingkan dengan pendaran lampu standar dan lensa biasa.
Tentu saja, banyak scanner yang mengklaim memiliki resolusi hingga 4,800x4,800 or even 9,600x9,600. Untuk memperoleh resolusi hardware dengan sampling rate sumbu x sebanyak 9,600 maka dibutuhkan  81,600 sensor CCD array.
Jika melihat spesifikasi ini, resolusi tinggi ini sering kali terjadi karena didukung oleh penggunaan software yang memperbesar resolusi atau sesuatu yang mirip. Apa Artinya?


Interpolation
  • Interpolation is a process that the scanning software uses to increase the perceived resolution of an image. It does this by creating extra pixels in between the ones actually scanned by the CCD array. These extra pixels are an average of the adjacent pixels. For example, if the hardware resolution is 300x300 and the interpolated resolution is 600x300, then the software is adding a pixel between every one scanned by a CCD sensor in each row.
  • Another term used when talking about scanners is bit depth, also called color depth. This simply refers to the number of colors that the scanner is capable of reproducing. Each pixel requires 24 bits to create standard true color and virtually all scanners on the market support this. Many of them offer bit depths of 30 or 36 bits. They still only output in 24-bit color, but perform internal processing to select the best possible choice out of the colors available in the increased palette. There are many opinions about whether there is a noticeable difference in quality between 24-, 30- and 36-bit scanners.
Scanner in the future
  • Dengan mempertimbangkan perkembangan teknologi camera digital, teknologi handpone dan teknologi informasi-komunikasi lainnya, maka Teknologi scanner di masa depan mungkin saja berkembang menjadi bagian dari hendphone,bahkan mungkin kacamata.

Contoh Interview Perbankan


1. Contoh Pertanyaan Khusus
Kelompok Bidang Perbankan

  1. Ceritakan, apa yang dimaksud dengan bank ?
  2. Sebutkan dan jelaskan produk-produk perbankan yang anda ketahui.
  3. Jelaskan perbedaan deposito dengan tabungan.

Bidang Marketing
  1. Apakah yang anda ketahui tentang marketing secara umum ? Dan marketing khusus untuk perbankan ?
  2. Seandainya anda menjadi seorang petugas marketing, bagaimana cara anda mencari nasabah ?
  3. Syarat-syarat apa saja yang ditetapkan oleh bank untuk mendapatkan pinjaman ?
  4. Untuk memperkecil resiko kredit, maka permohonan kredit harus dinilai oleh bank. Jelaskan yang dimaksud dengan 5 C ?
  5. Jelaskan apa yang dimaksud dengan f.e.o., dan gadai ?

Bidang Costumer Sevice (CS)
  1. Sebutkan dan jelaskan tugas-tugas CS (Costumer Sevice) secara umum. Dan tugas-tugas CS di perbankan.
  2. Bagaimana menurut anda sikap Costumer Sevice yang baik ?
  3. Bagaimana sikap anda jika menghadapi nasabah yang banyak menuntut ?
  4. Bagaimana sikap anda bila ada nasabah yang ingin menutup rekeningnya, padahal nasabah tersebut merupakan prime customer ?
  5. Hal-hal apa saja menurut anda yang perlu dirahasiakan terhadap sesama karyawan maupun pihak lain ?
  6. Sebutkan syarat-syarat untuk pembukaan rekening perorangan. Kemudian sebutkan untuk rekening perusahaan.
  7. Bagaimana sikap anda saat atasan menegur anda ?

Bidang Teller
  1. Sebutkan dan jelaskan tugas-tugas Teller.
  2. Bagaimana menurut anda sikap Teller yang baik ?
  3. Jelaskan perbedaan cek dengan BG.
  4. Jelaskan ciri-ciri uang palsu.

Back Office Processing (BOP)
  1. Sebutkan dan jelaskan perbedaan bank umum dengan bank perkreditan rakyat.
  2. Jelaskan mengenai kliring.
  3. Jelaskan perbedaan cek dengan BG.
  4. Hal-hal apa saja menurut anda yang perlu dirahasiakan terhadap sesama karyawan maupun pihak lain ?

Pimpinan/Kepala CS atau Teller atau BOP
  1. Seandainya anda menjadi pimpinan, ceritakan hal-hal apa saja yang anda lakukan bila ada karyawan baru yang menjadi bawahan anda.
  2. Seandainya anda menjadi pimpinan, jelaskan apa yang akan anda lakukan jika bawahan anda malas dan tidak efisien.
  3. Seandainya anda menjadi pimpinan, ceritakan tindakan-tindakan apa yang anda lakukan dalam membimbing, mengarahkan, dan memotivasi bawahan anda.
  4. Seandainya anda menjadi pimpinan, bagaimana sikap anda bila ada bawahan yang sering terlambat ?

New Rom* � > o @� ��
Sebelum menjalankan mesin scanner, pastikan dahulu kabel scanner yang sudah disediakan, terhubung antara mesin scanner dengan komputer melalui port USB, mempelajari user manual scanner, menghidupkan komputer. Selain itu pastikan software driver untuk scanner sudah terinstall. Berikut disampaikan beberapa cara yang dapat dilakukan dalam menginsttal scanner.
Cara pertama
• Scanner telah terkoneksi dengan baik ke komputer
• Start>Control Panel>Scanner & Cameras>Add an Imaging Devices
• Setelah tampil add scanner wizard klik next untuk menginstal driver
• pilihlah type scanner sesuai manufakturnya, klik next>…>finish. Jika tidak ada maka :
• Masukkan CD Instalasi kemudian tekan tombol have a disk klik next>…>finish
• Lanjutkan dengan menginstal software untuk memindai seperti software OCR
• Restartlah komputer.
• Nyalakan scanner
• Letakkan dokumen yang dipindai pada lensa
• Set-lah software scanner (program OCR). Jalankan Scansoft Omnipage Pro kemudian lakukanlah setting : proses, bahasa, sumber, deskripsi, metode export
• Klik Start & proses pemindaian berlangsung
• Bacalah proof dokumen yang sudah dipindai
• Simpanlah file sesuai dengan format dokumen yang diinginkan.
Cara Kedua
• Masukkan CD instalasi atau CD driver ke dalam CD ROM, dalam penjelasan ini scanner yang digunakan misalnya merk Canon LiDE 20/LiDE 3D
• Tunggulah beberapa saat,cd driver akan melakukan auto run.Akan muncul tampilan.
• Klik tombol pilihan English pada daftar Select Language.Artinya kita memilih bahasa Inggris dalam melakukan proses instalasi driver.Muncul tampilan berikutnya.
• Klik Install software.Akan muncul kotak dialog berikutnya.
• Anda harus setuju dengan lisensi yang diajukan.Kliklah tombol Yes.Muncul kotak dialog berikutnya.
• Klik tombol perintah Yes.Muncul jendela berikutnya.
• Klik tombol perintah Yes.Proses instalasi akan dimulai.Tunggu sampai berjalan 100%.
• Akan muncul kotak dialog Acrobat Reader 5.0.5 setup.
• Klik Next dan ikuti langkah selanjutnya sampai proses selesai.
• Bila Instalasi Acrobat Reader 5.0.5 sudah selesai akan muncul kotakm dialog instalasi ArcSoft Photo Studio 5.
• Bila instalasi ArcSoft Photo Studio 5 sudah selesai.Klik Finish.
• Muncul dialog berikutnya,untuk instal Omni Page OCR.Klik Next
• Ikuti sampai instalasi selesai.
• Bila sudah Selesai klik tombol petrintah Exit.Muncul kotak dialog untu restart komputer.
• Klik Yes.Komputer akan melkukan Restart
G. Cara Merawat Scanner
Seperti halnya alat elektronik pada umumnya, scanner pun perlu perawatan untuk menjaga performa kerjanya. Permasalahan seperti hasil gambar yang tidak jernih, warna yang menyimpang dari materi yang dipindai atau fungsinya yang tidak berjalan sempurna adalah beberapa hal yang kerap kali terjadi pada perangkat scanner. Jika terjadi saat kebutuhan mendesak, hal ini tentu saja akan terasa menyebalkan.Tanpa disadari, terjadinya berbagai gangguan merupakan akibat dari cara pemakaian yang tidak benar. Itu sebabnya, mengetahui langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga kinerja scanner adalah hal yang wajib bagi kita semua. Kita idealnya tidak menyentuh permukaan kaca pada scanner. Selain dapat menyebabkan terjadinya goresan, minyak dan kotoran yang menempel, juga dapat merusak permukaan kaca, pada akhirnya bisa mempengaruhi hasil cetakannya yang kurang maksimal.
Jika ingin membersihkan bagian ini, gunakanlah lap dengan bahan microfiber sehingga tidak ada serat kain yang tertinggal. Ketika memindai materi gambar dari buku atau majalah yang tebal, sebaiknya tidak menggunakan penutup scanner untuk menekannya. Jika dipaksakan hal tersebut bisa dapat menyebabkan engsel pada penutup scanner rusak atau mengendur.
Disamping itu, kebersihan scanner pun perlu dijaga. Kotoran pada perangkat ini, biasanya disebabkan oleh debu dan kotoran yang terselip dibeberapa bagian. Apabila didiamkan, bukan tidak mungkin akan bisa mengganggu karena penumpukan debu tersebut, apalagi jika terdapat goresan. Untuk itu ada baiknya ada membersihkannya dengan kapas dan sedikit cairan alcohol, menggosoknya dengan lembut. Sebelum memulainya, kita perlu memastikan aliran listriknya dimatikan terlebih dahulu. Akan lebih baik jika kita membaca petunjuk manual terlebih dahulu untuk membersihkan dan menggunakan scanner dengan benar agar kinerja scanner tetap maksimal.

Kontak Lensa dan Buta Warna



MakaLAH FISIKA
   “ KONTAK LENSA DAN BUTA WARNA”




KATA PENGANTAR



            Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada saya .sehingga saya berhasil menyelesaikan Makalah ini yang berjudul “ Kontak lensa dan Butan warna”.

             Ucapan terimakasih saya khususkan kepada bapak YAYAN FERDYAN,selaku guru pembimbing mata pelajaran fisika di kelas X, karena telah memberikan tugas ini guna untuk memperbaiki nilai mata pelajaran fisika.

             Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pembaca yang bersifat membangun selalu saya harapkan demi kesempurnaan makalah ini.

             Akhirnya, saya sampaikan terima kasih kepada semuanya dan juga saya meminta maaf jika dalam makalah ini ada banyak kekurangan ataupun kesalahannya.


                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               

Cluring, 08 Juli 2012


 Penyusun





DAFTAR ISI 


Kata Pengantar…………………………………………………………

Daftar Isi……………………………………………………………….

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang………………………………………………………

1.2  Tujuan………………………………………………………………
 



BAB II ISI

A.        Lensa kontak………………………………………………………
2.1 pengertian lensa kontak……………………………………….
2.2 manfaat lens kontak………………………………………….
2.3 efek samping penggunaan lensa kontak……………………..
B.        Buta warna……………………………………………………….
2.4 pengertian buta warna………………………………………..
2.5 klasifikasi buta warna………………………………………...
2.6 penyebab buta warna…………………………………………
2.7 cara membantu penderitanya…………………………………


BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan……………………………………………………………
B. Saran………………………………………………………………….
DAFTAR PUSTAKA………………………………....…………………










BAB I
 PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
l Lensa kontak (kadang hanya disebut sebagai kontak ,adalah lensa korektif, kosmetik, atau terapi yang biasanya ditempatkan di kornea mata. Lensa kontak makin hari makin populer. Tidak cuma untuk kesehatan, tapi juga untuk kosmetik mata. Kontak lensa sudah ada sejak tahun 1000-an. ide lensa kontak yang terdokumentasikan baru ada di tahun 1508 dari catatan dan gambaran serta sketsa yang dibuat Leonardo Da Vinci.
Sang pelukis “Monalisa” – yang menjadi sumber inspirasi Dan Brown dalam menulis novel best seller The Da Vinci Code –. Di dalam buku catatannya, ditemukan banyak sketsa tentang kacamata yang langsung bisa dikenakan pada bola mata.  lensa kontak juga dipercaya ditemukan oleh Rene Descartes pada tahun 1632. Lensa kontak yang digagas tokoh ini dikenakan pada kornea mata. Hampir 200 tahun lamanya ide Da Vinci maupun Descartes tidak terealisasikan. Baru kemudian di tahun 1801, seorang ahli fisika Inggris, Thomas Young, menciptakan tabung gelas berisi air dan memuat lensa yang sangat kecil. Lensa ini dipakainya sendiri. dia membuat lensa ini karena terinspirasi dari ide Rene Descartes. Di tahun 1827, seorang ahli astronomi berkebangsaan Inggris, bernama Sir John Herschel. Penemuannya itu menjadi sejarah yang sangat berperan bagi lahirnya lensa kontak.
        l Buta warna sebenarnya adalah ketidakmampuan seseorang untuk membedakan warna tertentu.penderita biasanya tidakbuta pada seluruh warna, akan tetapi hanya warna-warna tertentu saja. Buta warna merupakan kelainan genetik / bawaan yang diturunkan dari orang tua kepada anaknya,buta warna dapat diklasifikasikan menjadi 3, dan juga dapat dibuktikan dengan menggunakan tes Ishihara.

1.2  TUJUAN
      l Mengetahui pengertian dari lensa kontak
       l Mengetahui manfaat lensa kontak dan efek sampingnya
       l Mengetahui arti dari buta warna,penyebab buta warna,cara membantu penderitanya,

BAB II
  ISI

A.   LENSA KONTAK
2.1  PENGERTIAN LENSA KONTAK
Lensa kontak adalah sebuah cara untuk mengoreksi miopia dan hiperopia, atau kesalahan refraksi lain dari penglihatan, yang terdiri dari lensa plastik cembung yang ditempatkan di depan iris. Mereka dirancang sehingga dapat mempertahankan kontak yang baik dengan permukaan mata dan tetap berada di tempatnya.
Lensa kontak biasanya mempunyai kegunaan yang sama dengankacamata konvensional atau kacamata biasa, tetapi lebih ringan dan bentuknya tak nampak saat dipakai. Banyak lensa kontak diwarnai biru untuk membuat mereka lebih mudah terlihat saat dibersihkan, disimpan atau saat dipakai. Lensa kontak kadang-kadang secara sengaja dibuat warna lain untuk mengubah penampilan mata pemakainya.

2.2  MANFAAT LENSA KONTAK
l Lensa kontak biasanya mempunyai kegunaanyang sama dengan kacamata konvensional atau kacamata biasa, tetapi lebih ringan dan bentuknya tak nampak saat dipakai.
l lensa kontak juga bisa menyembuhkan berbagai penyakit diantaranya adlah sebagai berikut :
1.Migrain
2. Diabetes.
3.Disleksia
4.Penyakit Kornea
5.Glaukoma dan Katarak
6.Rabun Ayam

l Lensa kontak juga bisa mempercantik penampilan.








2.3  EFEK SAMPING PENGGUNAAN LENSA KONTAK

Lensa kontak yang digunakan 24 jam penuh akan menyebabkan iritasi mata karena bila mata tidak mendapat/kekurangan oksigen,rendahnya oksigen pada mata bisa menyebabkan tumbuhnya bakteri dalam mata sehingga lebih mudah menempel pada lensa kontakyang pada akhirnya menyebabkan mata kering teriritasi.
Dan juga dapat membuat mata merah,mata kering ataupun juga alergi.


B.     BUTA WARNA
2.4  PENGERTIAN BUTA WARNA
Ada Beberapa pengertian daributa warna :

l Buta warna adalah suatu kondisi ketika sel-sel retina tidak mampu merespon warna dengan semestinya.

l Buta warna adalah suatu kelainan yang disebabkan ketidakmampuan sel-sel kerucut mata untuk menangkap suatu spektrum warnatertentu akibat faktor genetis.




2.5  KLASIFIKASI BUTA WARNA


1. Trikromasi
        Yaitu mata mengalami perubahan tingkat sensitivitas warna dari satu atau lebih sel kerucut pada retina. Jenis buta warna inilah yang sering dialami oleh orang-orang. Ada tiga klasifikasi turunan pada trikomasi:
·         Protanomali, seorang buta warna lemah mengenal merah
·         Deuteromali, warna hijau akan sulit dikenali oleh penderita
·         Trinomali (low blue), kondisi di mana warna biru sulit dikenali penderita.
2. Dikromasi
        
Yaitu keadaan ketika satu dari tiga sel kerucut tidak ada. Ada tiga klasifikasi turunan:
Protanopia, sel kerucut warna merah tidak ada sehingga tingkat kecerahan warna merah atau perpaduannya kurang
lDeuteranopia, retina tidak memiliki sel kerucut yang peka terhadap warna hijau
lTritanopia, sel kerucut warna biru tidak ditemukan.
 3. Monokromasi
          Monokromasi sebenarnya sering dianggap sebagai buta warna oleh orang umum. Kondisi ini ditandai dengan retina mata mengalami kerusakan total dalam merespon warna. Hanya warna hitam dan putih yang mampu diterima retina.

2.6  PENYEBAB BUTA WARNA
           
_Buta warna adalah kondisi yang diturunkan secara genetik. Dibawa oleh kromosom X pada perempuan, buta warna diturunkan kepada anak-anaknya. Ketika seseorang mengalami buta warna, mata mereka tidak mampu menghasilkan keseluruhan pigmen yang dibutuhkan untuk mata berfungsi dengan normal.

_Karena kekurangan kerucut dalam retina, baik pada saat lahir atau diperoleh melalui cara lain, maka kerucut tidak dapat membedakan panjang gelombang tertentu dan dengan demikian, rentang warna yang terlihat berbeda. Kehilangan kerucut yang bertanggung jawab atas warna hijau dan merah juga dapat mempengaruhi kepekaan terhadap kecerahan.
_Faktor usia dan juga kerusakan pada retina dari penyakit mata atau kerusakan fisik juga dapat menyebabkan buta warna. 



2.7   CARA MEMBANTU PENDERITA BUTA WARNA
            Beberapa cara untuk membantu :
J  Menggunakan kacamata lensa warna. Tujuannya, agar penderita dapat membedakan warna dengan lebih mudah. Cara ini terbuktif efektif pada beberapa penderita.
J  Menggunakan kacamata dengan lensa yang dapat mengurangi cahaya silau. Biasanya penderita buta warna dapat membedakan warna lebih jelas jika cahaya tidak terlalu terang atau menyilaukan.
J  Jika tidak dapat melihat warna sama sekali (buta warna total), penderita dianjurkan menggunakan kacamata lensa gelap dan mempunyai pelindung cahaya pada sisinya. Suasana lebih gelap diperlukan karena sel rod, yaitu sel yang hanya bisa membedakan warna hitam, putih, dan abu-abu, bekerja dengan lebih baik pada kondisi cahaya yang suram.

(Buta warna dapat diketahui dengan tes menggunakan buku Ishihara)
Buku Ishihara terdiri dari beberapa macam, tergantung jumlah plate yang dimilikinya; 
- Ishihara 38 plate 
- Ishihara 24 plate 
- Ishihara 14 plate 
- Ishihara 10 plate 
    


BAB III
      PENUTUP

3.1  KESIMPULAN
             Bahwa lensa kontak tidak hanya dapat digunakan untuk membantu penglihatan,akan tetapi juga bisa digunakan sebagai alat untuk mempercantik diri.dan jika ingin menggunakan lensa kontak hendaknya memperhatikan cara penggunaannya dan juga akibat dari penggunaan lensa kontak tersebut.penggunaan lensa tidak boleh 24 jam penuh,Karen dapat membuat mata iritasi.
Pengujian tes buta warna dapat dilakukan dengan menggunakan buku Ishihara test, dimana pada buku ini tertera angka yang terdapat pada titik-titik warna.Buta warna disebabkan oleh ketidakmampuan sel-sel kerucut pada retina membedakan warna merah, hijau dan biru.buta warna juga diklasifikasikanmenjadi 3 (Trikromasi, Dikromasi, Monokromasi ).


3.2  SARAN


            Sebaiknya dalam penggunaan lensa kontak, para penggunanya harus berkonsultasi pada dokter yang ahli dalam bidang alat indra ( mata ). Dan lebih baik pengguna banyak-banyak mencari informasi tentang cara penggunaan,manfaat,akibat, dari penggunaan lensa kontak tersebut.
Dan untuk buta warna sebaiknya jika kita merasa penglihatan kita sudah tidak normal dalam melihat warna-warna tertentu.hendaknya segera melakukan pemeriksaan,agar kita dapat mengetahui kita terkena buta warna atau tidak,dan jangan sampai terlambat.karena jika sampai terlambat akan berakibat sangat buruk bagi penglihatan kita. Dan jika seandainya kita terkena buta warna, kita harus tau cara untuk mencegah penyakit tersebut agar tidak bertambah parah.

           





Post

Ramalan

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. MOZZA TASK - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Free Blogger Template